Devialet Collab Seniman Lokal: Audio Canggih Berpadu Seni Kekinian!
Gimana jadinya kalo teknologi audio super canggih ketemu sama seni kekinian? Nah, Devialet Indonesia punya jawabannya! Mereka bikin acara Sound & Vision, sebuah event yang keren banget buat kamu para pencinta teknologi dan seni. Penasaran kan? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Perpaduan Keren Audio dan Seni di Sound & Vision¶
Acara ini diadain tanggal 17 dan 18 Desember 2024 di The Residence ONFIVE, Grand Hyatt Jakarta. Jadi, kumparanWOMAN juga ikutan nih buat ngeliat langsung gimana perpaduan indah antara seni dan audio ini. Devialet, brand asal Prancis yang udah terkenal dengan kualitas suara dan desain produknya yang elegan, kali ini gak main-main. Mereka gandeng dua seniman keren, yaitu Emte dan Tutu, plus brand fashion lokal, Sejauh Mata Memandang.
image just illustration
Phantom Jadi Kanvas Seni!¶
Yang paling seru, speaker ikonis Devialet, Phantom, disulap jadi kanvas seni! Jadi, para seniman bisa bebas berekspresi dan nunjukkin imajinasi mereka di speaker super canggih ini.
Martin Ku, General Manager Devialet APAC, bilang kalo kolaborasi ini adalah bukti kepercayaan mereka sama kekuatan suara. “Kami percaya bahwa suara bukan sekadar teknologi, tapi juga alat untuk menyampaikan makna dan imajinasi. Dengan karya seni ini, speaker kami menjadi bagian dari ekspresi para seniman,” jelasnya.
Cerita di Balik Karya Seni¶
Masing-masing seniman punya gaya dan cerita uniknya sendiri:
-
Emte: Dia ngerasa tertantang banget karena biasanya berkarya di kanvas, tapi sekarang di media 3D. Inspirasinya dateng dari memori main angklung pas kecil, jadi ada sentuhan personalnya.
-
Tutu: Dia membayangkan gimana bentuk audio kalo divisualisasikan. Hasilnya, torehan warna yang abstrak dan dinamis, menggambarkan layer suara yang dia denger dari Devialet. Kata Tutu, Devialet itu state of art that bring happiness.
-
Sejauh Mata Memandang: Brand fashion lokal ini bikin penutup speaker dari bahan bekas olahan koleksi mereka. Jadi, selain unik, karyanya juga sustainable. Ide ini juga dateng dari masukan pelanggan, karena Devialet Phantom kan warnanya putih, jadi gampang kotor.
Pengalaman Audio yang Memanjakan Indera¶
Selain instalasi seni, pengunjung juga bisa langsung ngerasain kecanggihan teknologi suara Devialet. Setiap karya seni dipadukan dengan pengalaman audio yang murni, bikin acara Sound & Vision ini jadi memorable banget.
Misi Sosial yang Mulia¶
Gak cuma itu, hasil penjualan produk kolaborasi Devialet dengan Emte, Tutu, dan Sejauh Mata Memandang juga akan didonasikan untuk Yayasan Musik dan Sastra Indonesia oleh Ananda Sukarlan. Yayasan ini fokus buat dukung seniman dan musisi muda dalam mengembangkan bakat mereka. Keren banget kan? Jadi, Sound & Vision bukan cuma jadi wadah seni tapi juga punya misi sosial yang mulia.
Kesimpulan dan Aksi Selanjutnya¶
Nah, itu dia keseruan acara Sound & Vision dari Devialet Indonesia. Bener-bener perpaduan yang keren antara teknologi dan seni, dengan sentuhan lokal yang bikin bangga. Gimana pendapatmu tentang kolaborasi ini? Jangan ragu buat komen di bawah ya! Atau mungkin kamu punya ide kolaborasi lain yang lebih seru? Kita tunggu ya! Yuk, terus dukung kreativitas dan inovasi anak bangsa! Jangan lupa kunjungi lagi ya buat dapetin info-info menarik lainnya.
Posting Komentar