Ekspor RI Akhir Tahun Loyo, Turun 2,24% Meski Mesin Laris
Hai, gaes! Ada kabar terbaru nih soal ekonomi kita. Ternyata, ekspor Indonesia di akhir tahun kemarin sedikit loyo, alias turun. Tapi, jangan panik dulu, yuk kita bedah satu per satu biar lebih jelas!
Ekspor RI di Akhir Tahun: Kenapa Bisa Turun?¶
image just illustration
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor kita di Desember 2024 kemarin mencapai US$23,46 miliar. Angka ini memang agak menurun sekitar 2,24% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, November 2024. Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, bilang penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan ekspor non migas.
Ada Apa dengan Ekspor Migas dan Non Migas?¶
Secara detail, ekspor migas kita sebenarnya naik lumayan, sekitar 17,12%, dengan nilai US$1,54 miliar. Namun, ekspor non migas justru turun 3,36%, dengan nilai US$21,92 miliar. Nah, penurunan ini yang bikin ekspor keseluruhan jadi turun.
Kata Bu Amalia, komoditas yang bikin penurunan ekspor non migas adalah mesin dan peralatan mekanis, nikel, serta bijih logam. Tapi, jangan sedih dulu, gaes. Ada juga kabar baiknya, ekspor gas kita juga lagi naik, menyumbang 0,68% peningkatan.
Perbandingan dengan Tahun Lalu Gimana?¶
Eits, jangan salah sangka dulu, penurunan ini hanya jika dibandingkan dengan bulan November 2024. Kalau dibandingkan dengan Desember 2023, ekspor kita justru naik 4,78%! Peningkatan ini juga didorong oleh ekspor non migas, khususnya lemak dan minyak hewan nabati, nikel, dan mesin serta perlengkapan elektrik.
Negara Tujuan Ekspor Kita Siapa Saja?¶
Tiga negara yang jadi tujuan ekspor terbesar kita masih sama nih, yaitu China, Amerika Serikat, dan Jepang. Kontribusi ketiga negara ini mencapai 44,21% dari total ekspor non migas di Desember 2024.
Berikut rinciannya dalam bentuk tabel:
| Negara | Kontribusi Ekspor Non Migas (Desember 2024) | Keterangan |
|---|---|---|
| China | Tertinggi dari ketiga negara | Ekspor meningkat dibandingkan tahun sebelumnya |
| Amerika Serikat | Cukup Besar | Ekspor meningkat dibandingkan tahun sebelumnya |
| Jepang | Termasuk besar | Ekspor mengalami penurunan |
China dan Amerika Serikat ekspornya naik, tapi sayang, ekspor ke Jepang malah turun.
Kesimpulan dan Aksi Kita¶
Jadi, kesimpulannya, ekspor kita di akhir tahun memang agak tertekan, terutama dari sektor non migas. Namun, ada juga beberapa sektor yang menunjukkan peningkatan. Ini jadi catatan penting bagi kita semua untuk terus memantau perkembangan ekonomi dan berupaya untuk meningkatkan daya saing produk-produk kita di pasar global.
Gimana pendapat kamu soal data ekspor ini? Yuk, kasih komentar di bawah! Atau, kalau kamu penasaran dengan informasi ekonomi lainnya, jangan ragu untuk mampir lagi, ya! Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Posting Komentar