Ukraina 'Matikan Kran' Gas Rusia ke Eropa, Bikin Geger!

Table of Contents

Wih, berita panas nih! Ukraina resmi tutup keran gas Rusia ke Eropa mulai 1 Januari 2025. Geger? Jelas! Langsung aja kita bedah beritanya biar makin paham:

Ukraina “Matikan” Gas Rusia, Eropa Ketar-ketir!

Ukraina Matikan Kran Gas Rusia ke Eropa, Bikin Geger!
image just illustration

Awal Mula Drama:

Jadi gini, teks guys, tanggal 19 Desember tahun lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, ngumumin kalau negaranya gak bakal memperpanjang kontrak transit gas dengan Gazprom (perusahaan energi Rusia). Alasannya? Gak mau Moskow dapat “duit tambahan” dari penjualan gas, apalagi saat lagi invasi.

Keputusan ini disambut meriah sama Polandia, yang bilang ini “kemenangan baru” buat Ukraina. Tapi, Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, malah khawatir banget sama teks dampak buruknya ke Uni Eropa. Tapi dia juga bilang, kalau penutupan ini kayaknya sih gak bakal terlalu ngaruh ke ekonomi Rusia.

Reaksi Santai Putin

Presiden Rusia, Vladimir Putin, keliatannya adem ayem aja. Malah, dia yakin Gazprom bisa nutup kerugian dari hilangnya jalur gas lewat Ukraina. Kata dia, “Kontrak ini gak bakal ada lagi, ya udah jelas.” Dia juga nambahin, “Kami mah tetap hidup, Gazprom juga tetap hidup.” Hmm, tenang banget ya?

Nasib Negara Eropa Timur

Nah, yang repot ini negara-negara Eropa Timur, kayak Austria, Hungaria, dan Slovakia. Mereka ini gak punya akses langsung ke laut, jadi susah banget buat impor gas dari negara lain. Apalagi Hungaria dan Slovakia, mereka masih pengen beli gas murah dari Rusia.

Kebergantungan Eropa pada Gas Rusia

Ukraina ini dari dulu memang jadi jalur transit pipa gas Rusia ke Eropa. Mereka udah sering banget berseteru soal tarif pengiriman gas. Menurut lembaga pemikir Bruegel, impor bahan bakar fosil dari Rusia ke Uni Eropa nilainya bisa sampai miliaran dolar AS per bulan. Dulu malah bisa sampai 16 miliar dolar AS per bulan!

Tapi jangan salah, Rusia gak jadi pemasok gas nomor satu ke Eropa. Uni Eropa sebagian besar ngimpor gas dari Norwegia dan Amerika Serikat. teks Rusia cuma menyumbang 15% dari total impor gas mereka. Mayoritas gas Rusia ini disalurkan lewat pipa di Ukraina dan Turki.

Lonjakan Harga Energi

Tahun 2022, harga energi sempat melonjak drastis, sampai 20 kali lipat lebih mahal! Akibatnya, banyak pabrik di Eropa yang harus mengurangi produksi, bahkan ada yang bangkrut. Sekarang sih harga energi udah agak mendingan, tapi masih lebih mahal dari sebelum krisis.

Biaya energi yang tinggi ini bikin industri padat energi di Eropa, terutama di Jerman, jadi susah bersaing. Perusahaan kayak VW dan BASF juga ikut rugi. Bahkan, menurut Komisi Eropa, hampir 11% warga Uni Eropa gak mampu beli gas buat manasin rumah mereka pas musim dingin.

Tenang, Ada Solusi!

Untungnya, Uni Eropa gak panik-panik amat. Mereka udah perkirain soal penghentian perjanjian gas antara Ukraina dan Rusia. Katanya sih, pasar gas Eropa udah siap. Uni Eropa juga punya waktu yang cukup buat cari sumber pasokan alternatif.

“Dengan produksi tahunan global lebih dari 500 miliar meter kubik LNG, penggantian sekitar 14 miliar meter kubik gas Rusia yang diangkut melalui Ukraina diperkirakan tidak akan berdampak besar pada harga gas alam di UE,” kata Komisi Eropa.

Hungaria dan Slovakia Nggak Mau Kalah

Walau Uni Eropa tenang-tenang aja, Hungaria dan Slovakia malah khawatir soal pasokan gas, juga hubungan baik mereka dengan Rusia. Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, bilang mereka masih berusaha beli gas lewat Ukraina. Kata dia, “Gimana kalau gas itu, pas udah nyampe Ukraina, bukan lagi punya Rusia, tapi udah jadi punya pembeli?”

Slovakia malah lebih jauh lagi. Perdana Menteri Robert Fico ngancem mau setop pasokan listrik darurat ke Ukraina. Dia bilang, “Kalau emang gak bisa dihindari, ya kita setop aja.” Zelenskyy pun langsung nuduh Fico bertindak atas instruksi Rusia. Waduh, makin panas aja nih!

Fico di Sisi Putin?

Zelenskyy bilang, Putin udah bujuk Fico buat “buka medan konfrontasi kedua melawan Ukraina di bidang energi.” Menurutnya, ancaman Fico ini cuma bisa dijelasin dengan cara itu. Fico emang salah satu yang paling nentang dukungan militer Uni Eropa buat Ukraina. Bahkan, pas Fico kunjungan ke Moskow bulan Desember lalu, Putin bilang kalau Rusia siap terus memasok gas ke Slovakia.


Gimana, makin paham kan? Memang, urusan politik dan energi ini kompleks banget.

Nah, sekarang giliran kamu! Coba komen pendapatmu tentang berita ini. Apakah Eropa bisa mengatasi masalah ini? Atau malah bakal muncul masalah baru? Jangan ragu buat bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, ya! Jangan lupa untuk pantengin terus berita-berita seru lainnya hanya di sini!

Posting Komentar