Sispala Jepara Ngajak Survive di Alam Bebas! Latbar Keren Abis!

Table of Contents

Siapa bilang anak sekolah cuma bisa nongkrong di mall atau main game online? Nih, buktinya ada anak-anak keren dari Jepara yang tergabung dalam Sispala Jepara (Himpunan Siswa Pecinta Alam Jepara) lagi asyik latihan bareng (Latbar) buat mengasah kemampuan bertahan hidup di alam bebas! Keren banget, kan?

Latbar Seru di Batealit Sport Center

Latbar Sispala Jepara

Sabtu, 22 Maret 2025 kemarin, Batealit Sport Center (BSC) mendadak ramai sama anak-anak berseragam pramuka dan pakaian lapangan. Rupanya, Sispala Jepara lagi ngadain Latbar dengan tema super kece: “Mengasah Keterampilan Survival dalam Kebersamaan”. Acara ini berlangsung seharian penuh, dari pagi sampai sore, dan diisi dengan berbagai materi menarik seputar survival di alam bebas.

Bayangin aja, di tengah hiruk pikuk kota, ada sekelompok anak muda yang memilih untuk belajar bagaimana caranya bertahan hidup di alam. Ini bukan cuma soal gaya-gayaan, tapi beneran buat nambah ilmu dan pengalaman yang berguna banget. Apalagi buat anak-anak Sispala yang emang hobi banget kegiatan outdoor.

Materi Mantap dari Para Ahlinya

Latbar kali ini nggak main-main soal materi. Sispala Jepara mengundang pemateri-pemateri handal yang udah malang melintang di dunia pecinta alam. Ada tiga pemateri keren yang berbagi ilmu dan pengalamannya:

Pembuatan Bivak oleh Muhammad Nabeh (Sekber PAJ)

Pembuatan Bivak

Materi pertama disampaikan oleh Kak Muhammad Nabeh dari Sekertariat Bersama Pecinta Alam Jepara (Sekber PAJ). Kak Nabeh ini jago banget soal bivak. Bivak itu apa sih? Gampangnya, bivak itu tempat berlindung darurat di alam bebas. Nah, Kak Nabeh ngajarin peserta Latbar gimana caranya bikin bivak yang kuat dan nyaman dari bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita, kayak ponco, ranting, daun-daunan, atau bahkan jas hujan.

Penting banget nih ilmu bikin bivak ini. Bayangin kalau lagi hiking atau camping terus tiba-tiba hujan deras atau malam makin dingin, punya bivak itu bisa jadi penyelamat. Nggak cuma buat ngelindungin dari cuaca buruk, bivak juga bisa jadi tempat istirahat yang aman dan nyaman setelah seharian beraktivitas. Kak Nabeh juga menekankan pentingnya memilih lokasi bivak yang tepat, biar aman dari bahaya longsor, banjir, atau binatang buas.

Anchor oleh Hamzah Mubarak (Alumni Afpala)

Anchor Tali Temali

Materi kedua diisi oleh Kak Hamzah Mubarak, alumni Afpala. Afpala itu Sispala dari SMKN 1 Jepara. Kak Hamzah ini ahlinya soal anchor dan tali temali. Anchor itu teknik membuat titik tumpu yang kuat menggunakan tali. Ilmu ini penting banget dalam kegiatan outdoor yang melibatkan ketinggian atau medan curam, kayak rappelling, climbing, atau bahkan sekadar menyeberangi sungai deras.

Kak Hamzah ngajarin berbagai macam simpul tali yang wajib dikuasai anak Sispala, mulai dari simpul pangkal, simpul jangkar, simpul prusik, sampai simpul kupu-kupu. Nggak cuma simpul, Kak Hamzah juga jelasin gimana caranya bikin anchor yang kuat dan aman, serta gimana cara memilih peralatan tali yang sesuai standar.

Pelajaran tali temali ini emang dasar banget, tapi justru ini yang paling krusial. Kata Kak Hamzah, ilmu tali temali itu ilmu survival yang sangat penting karena mencakup banyak aspek. Mulai dari efisiensi, keselamatan, sampai pertolongan pertama gawat darurat. Bahkan, Kak Hamzah bilang kalau pelajaran dasar tali temali ini sengaja disampaikan lebih awal dalam Latbar, biar peserta udah punya bekal dasar survival yang kuat sebelum lanjut ke materi-materi yang lebih advance.

Tandu Darurat atau Dragbar oleh Hasan Surya Bawana (Alumni Pamapala)

Tandu Darurat

Materi terakhir disampaikan oleh Kak Hasan Surya Bawana, alumni Pamapala. Pamapala itu Sispala dari SMAN Pecangaan. Kak Surya ini spesialisnya soal pertolongan pertama di alam bebas, khususnya pembuatan tandu darurat atau dragbar. Tandu darurat ini alat yang dipake buat mengevakuasi korban yang terluka atau sakit di medan yang sulit dijangkau.

Kak Surya ngajarin peserta Latbar gimana caranya bikin tandu darurat dari bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita, kayak kayu, bambu, atau bahkan ponco lagi! Iya, ponco multifungsi banget ya ternyata. Nggak cuma buat bivak, tapi juga bisa buat tandu darurat. Kak Surya juga jelasin teknik-teknik mengangkat dan memindahkan korban dengan tandu darurat yang benar dan aman, biar korban nggak makin parah lukanya.

Ilmu bikin tandu darurat ini penting banget buat antisipasi kejadian yang nggak diinginkan di alam bebas. Kita nggak pernah tahu kapan musibah datang, dan punya kemampuan bikin tandu darurat bisa jadi penyelamat nyawa. Kak Surya juga menekankan pentingnya kerjasama tim dalam proses evakuasi korban, karena evakuasi korban di alam bebas itu bukan pekerjaan yang mudah dan butuh kekompakan tim.

Peserta Antusias dari Berbagai Sekolah

Peserta Latbar Sispala Jepara

Latbar Sispala Jepara kali ini diikuti sekitar 40 peserta yang datang dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jepara. Kerennya, peserta Latbar ini bukan cuma dari satu sekolah aja, tapi dari berbagai Sispala yang ada di Jepara. Ini dia daftar Sispala yang ikut meramaikan Latbar:

  • Sportapala dari SMKN 3 Jepara
  • Natha Mandala dari SMKN 1 Bangsri
  • Oppasabara dari SMKN 1 Batealit
  • Afpala dari SMKN 1 Jepara
  • Simapala dari SMAN 1 Mayong
  • Sispala Apel dari SMAN 1 Bangsri
  • Pamapala dari SMAN Pecangaan
  • Sisdapala dari SMAN 1 Tahunan

Kehadiran peserta dari berbagai Sispala ini bikin Latbar makin seru dan berwarna. Selain dapat ilmu baru, peserta juga bisa menjalin silaturahmi dan bertukar pengalaman dengan teman-teman dari Sispala lain. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan emang kerasa banget di Latbar ini.

Tujuan Mulia Latbar Sispala Jepara

Ketua Umum Sekber PAJ Maimun

Menurut Kak Maimun, Ketua Umum Sekber PAJ, Latbar ini diadakan dengan tujuan utama untuk menjalin silaturahmi yang baik antar Sispala di Jepara. Selain itu, Latbar ini juga bertujuan untuk membekali anggota Sispala dengan ilmu kepencintaalaman yang lebih luas.

“Dengan diadakannya Latbar ini diharapkan terjalin silaturahmi yang baik antar Sispala di Jepara. Pastinya bekal ilmu kepencintaalaman tidak hanya berani naik gunung saja, namun berkaitan dengan bertahan hidup di alam bebas, mengenal keorganisasian, belajar tentang saling peduli dan kerjasama dan pastinya belajar mempertahankan keasrian lingkungan berdasarkan geografis dan ekosistem,” jelas Kak Maimun.

Kak Maimun juga menegaskan bahwa ilmu-ilmu yang diajarkan di Latbar ini bisa didapatkan dalam kegiatan dan keorganisasian Sispala. Jadi, ikut Sispala itu nggak cuma seru-seruan aja, tapi juga banyak manfaatnya buat pengembangan diri dan bekal di masa depan.

Pentingnya Ilmu Survival untuk Anak Sispala

Ilmu Survival Alam Bebas

Materi survival yang diajarkan di Latbar ini emang penting banget buat anak Sispala. Seperti yang diungkapkan Kak Hamzah, pelajaran tali temali itu ilmu survival yang krusial karena mencakup banyak aspek, mulai dari efisiensi, keselamatan, hingga pertolongan pertama gawat darurat.

“Bahkan dari segi efisiensi, keselamatan hingga pertolongan pertama gawat darurat,” terang Kak Hamzah.

Kak Surya juga menambahkan bahwa keterampilan membuat tenda darurat dari jas hujan ponco dan tandu darurat adalah keterampilan awal yang harus dimiliki oleh Sispala. Keterampilan ini berguna banget buat mengantisipasi kendala saat berada di alam bebas.

“Untuk saat ini pelajaran dasar tali temali disampaikan lebih awal dalam latihan bersama dikarenakan dengan tujuan pelajar telah menguasai latihan survival dasar sehingga saat mendaki maupun kegiatan alam akan meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” ucap Kak Hamzah.

Senada dengan Kak Hamzah dan Kak Surya, Kak Muhammad Nabeh juga menekankan pentingnya materi survival atau bertahan hidup untuk diketahui anak Sispala.

“Walaupun bukan untuk kehidupan sehari-hari, namun jika berada di alam bebas ini sangat cukup untuk bekal adek-adek Sispala apalagi saat mereka mendaki gunung maupun camping,” imbuh Kak Nabeh.

Jadi, Latbar Sispala Jepara ini bukan cuma sekadar latihan biasa, tapi juga investasi ilmu yang sangat berharga buat masa depan anak-anak Sispala. Dengan bekal ilmu survival yang mumpuni, anak-anak Sispala Jepara siap menjelajah alam bebas dengan aman dan bertanggung jawab. Keren banget!

Gimana menurut kalian Latbar Sispala Jepara ini? Seru banget kan? Yuk, kasih komentar di bawah dan share pengalaman kalian tentang kegiatan Sispala atau kegiatan outdoor lainnya!

Posting Komentar