Donatella Versace Cabut dari Kursi? Kabarnya Gak Sesuai Keinginan!
Milan lagi-lagi jadi pusat perhatian dunia mode nih! Kali ini bukan soal koleksi terbaru yang stunning atau fashion show yang mewah, tapi kabar yang cukup mengejutkan. Donatella Versace, sosok ikonik di balik rumah mode Versace, dikabarkan mundur dari jabatannya sebagai direktur kreatif. Wah, berita ini langsung bikin heboh para pecinta fashion!
Mundur dari Kursi Kreatif, Ada Apa?¶
Donatella, yang udah hampir 30 tahun memimpin arah kreatif Versace, tiba-tiba dikabarkan meninggalkan posisinya. Padahal, Versace itu kan bisa dibilang family business banget ya? Didirikan oleh kakaknya, Gianni Versace, dan Donatella sendiri udah jadi rohnya Versace sejak Gianni meninggal.
Rumor yang beredar sih katanya keputusan ini gak sepenuhnya kemauan Donatella sendiri. Ada campur tangan dari Capri Holdings, perusahaan induk yang sekarang membawahi Versace. Capri Holdings ini dulunya dikenal sebagai Michael Kors Holdings, mereka mengakuisisi Versace di tahun 2018 dengan nilai yang fantastis, US$ 2,1 miliar! Waktu itu, Donatella sempat bilang optimis banget sama kerjasama ini. Tapi, kok sekarang malah ada kabar seperti ini ya?
Penurunan penjualan Versace kabarnya jadi salah satu alasan spekulasi masa depan Donatella mencuat. CEO Capri Holdings, John D. Idol, akhirnya mengkonfirmasi bahwa Donatella akan mundur. Tapi, mereka menyebutnya sebagai “rencana suksesi yang matang”. Hmm, rencana suksesi atau…?
Pengganti Donatella, Siapa Dia?¶
Nah, yang jadi pertanyaan selanjutnya, siapa dong yang bakal menggantikan posisi Donatella sebagai direktur kreatif? Jawabannya adalah Dario Vitale! Mungkin nama ini belum terlalu familiar di telinga banyak orang, tapi di dunia fashion, Dario Vitale bukan nama baru. Dia sebelumnya menjabat sebagai direktur desain di Miu Miu, salah satu brand ternama di bawah naungan Prada Group.
Keputusan menunjuk Dario Vitale ini tentu aja bikin banyak orang penasaran. Kira-kira, gaya desain Dario Vitale bakal cocok gak ya dengan DNA Versace yang selama ini udah kuat banget melekat dengan sentuhan Donatella? Apakah Versace akan tetap bold, glamorous, dan sexy seperti ciri khasnya selama ini, atau akan ada perubahan arah yang signifikan? Kita tunggu aja kejutan dari Dario Vitale!
“Gak Ada Versace Tanpa Donatella!”¶
Reaksi dari industri fashion Italia sendiri cukup beragam. Seorang sumber dari industri fashion Italia bahkan sampai bilang ke Page Six, “Mereka akan menyesali keputusan ini… gak ada Versace tanpa Donatella.” Wah, pernyataan ini cukup keras ya, tapi memang banyak yang merasa Donatella itu udah inseparable dari Versace.
Selama ini, Donatella memang bukan cuma sekadar direktur kreatif, tapi juga wajah dan jiwa dari Versace. Dia yang membawa Versace ke level miliaran dolar, menjalin hubungan baik dengan selebriti papan atas, dan menciptakan momen-momen ikonik yang gak terlupakan.
Salah satu momen paling ikonik dari Versace di era Donatella adalah saat Jennifer Lopez mengenakan gaun hijau “jungle” di Grammy Awards tahun 2000. Gaun ini saking fenomenalnya sampai disebut-sebut jadi salah satu pemicu terciptanya fitur pencarian gambar di Google! Bayangin deh, betapa powerful-nya gaun itu sampai bisa influence perkembangan teknologi.
Tetap di Versace, Tapi Bukan Sebagai Direktur Kreatif¶
Meski mundur dari kursi direktur kreatif, Donatella ternyata gak sepenuhnya meninggalkan Versace. Kabarnya, desainer berusia 69 tahun ini akan menjabat sebagai duta merek utama. Tugasnya lebih banyak berhubungan dengan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Jadi, Donatella masih akan tetap terlibat dengan Versace, tapi dalam peran yang berbeda.
Banyak yang berspekulasi bahwa peran baru ini adalah cara Capri Holdings untuk tetap mempertahankan image Versace yang kuat dan lekat dengan sosok Donatella. Walaupun gak lagi mendesain koleksi, kehadiran Donatella sebagai duta merek utama tentu masih akan memberikan nilai tambah dan menjaga brand awareness Versace di mata dunia.
Banjir Dukungan dari Para Selebriti¶
Kabar mundurnya Donatella ini langsung memicu reaksi dari para selebriti yang selama ini dekat dengan Versace. Anne Hathaway misalnya, menulis di Instagram, “Kamu adalah ikon terbesar Versace dan manusia luar biasa. Auguri!”. Auguri itu bahasa Italia yang artinya selamat atau harapan baik. Anne Hathaway sepertinya memberikan dukungan dan harapan terbaik untuk Donatella di babak barunya ini.
Aktor Channing Tatum juga ikut berkomentar, “Kamu adalah jantung Versace dan akan selalu begitu. Kami mencintaimu!”. Dukungan serupa juga datang dari supermodel legendaris Linda Evangelista, serta desainer-desainer ternama seperti Victoria Beckham, Jonathan Anderson dari Loewe, dan Pierpaolo Piccioli.
Ucapan-ucapan ini menunjukkan betapa Donatella bukan cuma sekadar desainer, tapi juga sosok yang sangat dihormati dan dicintai di industri fashion. Hubungan personal yang kuat dengan para selebriti ini juga menjadi salah satu kunci kesuksesan Versace di bawah kepemimpinan Donatella.
Memadukan Milan dan Hollywood¶
Selama hampir tiga dekade, Donatella memang berhasil memadukan estetika Milan yang sophisticated dengan glamour Hollywood. Versace di tangannya menjadi brand yang digandrungi selebriti dunia. Gak heran kalau di setiap red carpet, busana Versace selalu jadi incaran para bintang.
Bahkan di perhelatan Oscar 2024 lalu, Donatella masih menunjukkan pengaruhnya. Dia mendandani penyanyi Inggris, Raye, untuk penampilannya dan menghadiri pesta Vanity Fair bareng Jeff Bezos dan tunangannya, Lauren Sanchez. Donatella juga aktif dalam kegiatan amal, salah satunya sebagai ketua acara tahunan Elton John AIDS Foundation.
Meneruskan Legasi Gianni Versace¶
Donatella mengambil alih kepemimpinan Versace setelah tragedi kematian kakaknya, Gianni Versace, di tahun 1997. Momen yang sangat berat, tapi Donatella berhasil bangkit dan meneruskan legasi Versace. “Ini adalah perusahaan keluarga, dan segala yang dilakukan Donatella adalah untuk Gianni,” kata seorang sumber. Semua kerja keras dan dedikasi Donatella selama ini adalah bentuk cintanya untuk sang kakak dan untuk Versace.
Di tahun 2023, Donatella bahkan menerima penghargaan Order of Merit of the Italian Republic sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap industri fashion Italia. Penghargaan ini jadi bukti nyata betapa besar pengaruh Donatella bagi dunia mode, khususnya di Italia.
Masa Depan Versace, Masih Abu-Abu?¶
Dengan mundurnya Donatella, masa depan Versace jadi tanda tanya besar. Apalagi, Capri Holdings kabarnya lagi mempertimbangkan untuk menjual merek tersebut. Upaya merger dengan Tapestry, pemilik Coach dan Kate Spade, sempat diblokir oleh Federal Trade Commission, yang bikin rencana Capri Holdings jadi sedikit berantakan.
Rumor yang beredar, Prada punya hak eksklusif untuk mengajukan penawaran atas Versace. Jika Prada mengakuisisi Versace, tentu akan jadi perubahan besar lagi dalam sejarah rumah mode Italia ini.
Donatella sendiri menegaskan, “Saya akan tetap menjadi pendukung terbesar Versace. Versace adalah bagian dari DNA saya dan selalu ada di hati saya.” Walaupun gak lagi di kursi direktur kreatif, kecintaan Donatella pada Versace gak akan pernah pudar. Kita tunggu aja bagaimana babak baru Versace di bawah kepemimpinan Dario Vitale dan bagaimana peran Donatella sebagai duta merek utama.
Gimana menurut kalian tentang kabar mundurnya Donatella Versace ini? Apakah ini akhir dari sebuah era, atau justru awal dari babak baru Versace yang lebih menarik? Yuk, share pendapat kalian di kolom komentar!
Posting Komentar