MBG Dibilang Program Mulia, Kok Dikritik Terus? Ini Kata Ketua Komisi XI DPR!
Program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memang lagi jadi topik hangat banget nih. Banyak yang bilang ini program bagus dan mulia, tapi kok ya masih aja ada kritik yang muncul? Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, sampai heran sendiri kenapa program yang menurutnya keren ini masih aja dikritik. Padahal, menurut beliau, MBG ini nggak bakal bikin ekonomi negara jadi berantakan.
Kritik dari Bank Dunia dan Kekhawatiran APBN¶
Misbakhun cerita nih, Bank Dunia aja ikut-ikutan ngasih kritik ke program MBG ini. Katanya, program ini bisa ganggu keuangan negara kita. Wah, kok bisa gitu ya? Misbakhun sendiri juga bingung kenapa kekhawatiran ini terus-terusan disuarakan.
“Bank Dunia mengkritik MBG, dianggap mengganggu kesinambungan fiskal kita,” ujar Misbakhun waktu ngobrol sama wartawan hari Sabtu (22/3/2025).
Legislator dari Partai Golkar ini bilang, banyak banget pihak yang khawatir kalau MBG ini bakal bikin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jadi jebol. Mereka terus aja nyuarain kekhawatiran ini, sampai-sampai kayak mau bikin citra kalau MBG ini tuh program yang ngeri banget buat keuangan negara.
“Sekarang gangguan itu sampai sekarang dibunyikan sehingga dipakai untuk mendistorsi kemampuan fiskal kita seakan-akan kalau kita menjalankan MBG fiskal kita terganggu,” jelas Misbakhun.
Padahal, menurut Misbakhun, program MBG ini justru penting banget buat masa depan generasi muda Indonesia.
MBG: Program Mulia Jaga Generasi Penerus¶
Misbakhun, yang juga wakil rakyat dari Daerah Pemilihan II Jawa Timur, menegaskan bahwa MBG ini adalah program andalan Presiden Prabowo. Tujuannya jelas, buat memastikan anak-anak dan generasi penerus bangsa ini dapat asupan gizi yang cukup. Beliau nggak mau generasi mendatang ini jadi generasi yang stunting gara-gara kekurangan gizi.
“Generasi mendatang yang sekarang masih TK, SD, adalah generasi yang perlu diberi asupan gizi cukup. Jangan sampai menjadi generasi kurang gizi. Umur nol sampai 1.000 hari jangan sampai kena stunting,” katanya dengan nada serius.
Misbakhun bilang lagi, “MBG adalah program mulia, tetapi dikritik berkepanjangan.” Beliau heran, program sebagus ini kok malah terus dikritik.
Menurutnya, MBG ini investasi penting buat masa depan bangsa. Dengan gizi yang cukup, generasi muda ini bakal jadi generasi yang produktif, cerdas, kuat fisik dan mental. Ini semua tanggung jawab kita sebagai generasi sekarang untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik.
Prabowo Bangga 3 Juta Penerima Manfaat MBG¶
Presiden Prabowo Subianto sendiri juga nggak tinggal diam soal program MBG ini. Beliau malah bangga banget karena program ini udah jalan di 38 provinsi dan udah menjangkau 3 juta penerima manfaat. Tapi, meskipun udah bangga, Prabowo bilang masih belum puas. Beliau pengennya program ini bisa lebih luas lagi jangkauannya.
“Kita juga sekarang mulai bangga, makan bergizi gratis sudah menjangkau 38 provinsi dan sekarang sudah 3 juta penerima manfaat. Hanya ini masih belum sebetulnya memuaskan saya, tapi saya mengerti Kepala Badan Gizi Nasional sudah bekerja dengan seluruh jajarannya, ini sudah paling cepat yang bisa kita laksanakan,” kata Prabowo dalam sambutannya di Sidang Kabinet, Istana Negara, Jakarta, hari Jumat (21/3).
Prabowo cerita, 3 juta penerima manfaat ini tercapai dalam waktu 3 bulan aja! Januari, Februari, Maret, langsung 3 juta orang kebagian manfaat dari MBG. Tapi, namanya juga program baru, pasti ada aja kendalanya. Prabowo masih sering denger keluhan dari masyarakat yang bilang belum ngerasain program ini.
“Dalam Januari, Februari, Maret, dalam 3 bulan mencapai 3 juta penerima manfaat, hanya masalahnya kalau saya datang ke suatu desa atau suatu tempat orang tuanya yang nanya, Pak kami di sini belum terima makan bergizi,” ujar Prabowo menirukan keluhan warga.
Keluhan-keluhan kayak gini nih yang bikin Prabowo terusik hatinya. Masyarakat denger kabar dari desa sebelah atau sekolah sebelah udah dapat MBG, tapi kenapa di tempat mereka belum? Prabowo bilang ke masyarakat, pemerintah lagi berusaha sekuat tenaga, tapi negara kita ini luas banget, jadi nggak bisa langsung instan. Beliau minta masyarakat buat sabar.
Mungkin ini bisa jadi gambaran visual program MBG:
mermaid
graph LR
A[Presiden Prabowo] --> B(Program MBG);
B --> C{38 Provinsi};
C --> D[3 Juta Penerima Manfaat];
D --> E{Target Lebih Luas};
E --> F[Generasi Produktif & Brilian];
B --> G{Kritik (Bank Dunia, dll)};
G --> H[Kekhawatiran Fiskal];
B --> I{Keluhan Masyarakat (Belum Terima)};
I --> J[Perluasan & Pemerataan Program];
Video terkait program makan gratis mungkin bisa memberikan perspektif lain:
<center>
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/your_youtube_video_id_here" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
</center>
(Catatan: Ganti your_youtube_video_id_here dengan ID video YouTube yang relevan tentang kebijakan program makan gratis saat libur lebaran atau program MBG secara umum. Jika tidak ada video spesifik dari artikel asli, cari video yang paling relevan di YouTube)
Atau mungkin video pendek dari Instagram juga menarik:
<center>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/YourInstagramPostId/" data-instgrm-version="4"><div> ...</div></blockquote>
<script>!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+'://platform.instagram.com/en_US/embeds.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document, 'script', 'instagram-wjs');</script>
</center>
(Catatan: Ganti https://www.instagram.com/p/YourInstagramPostId/ dengan URL postingan Instagram yang relevan. Jika tidak ada postingan spesifik dari artikel asli, cari postingan Instagram yang paling relevan tentang program MBG)
Jadi, intinya program MBG ini memang lagi jadi sorotan. Ada yang pro, ada yang kontra. Tapi yang jelas, pemerintah lagi berusaha keras buat program ini bisa jalan dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anak-anak Indonesia. Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya ya!
Gimana menurut kalian soal program MBG ini? Setuju nggak sama program ini? Atau punya pendapat lain? Yuk, diskusi di kolom komentar!
Posting Komentar