OMG! Donatella Versace Pensiun? Siapa Desainer Baru Versace Sekarang?
Kabar mengejutkan datang dari dunia mode! Era kepemimpinan kreatif Donatella Versace di rumah mode ikonis Versace akhirnya berakhir setelah hampir tiga dekade lamanya. Pengumuman ini tentu saja membuat banyak fashion enthusiast terkejut dan bertanya-tanya, siapa sosok yang akan menggantikan posisinya? Ternyata, jawabannya datang dari rumah mode lain yang tak kalah bergengsi, Miu Miu. Desainer dari Miu Miu dikabarkan akan menjadi nakhoda baru Versace.
Akhir Sebuah Era: Donatella Versace Mengucapkan Selamat Tinggal¶
Donatella Versace, sosok yang identik dengan Versace itu sendiri, menyampaikan pesan perpisahannya melalui unggahan di Instagram pada Kamis, 13 Maret 2025. Dalam unggahannya, ia menuliskan, “Saya berharap sudah membuat kalian bangga sejauh ini.” Unggahan tersebut disertai dengan montase foto-foto kenangan selama 28 tahun dirinya memimpin tim kreatif Versace. Sebuah perjalanan panjang yang penuh warna dan inovasi di dunia mode.
Beberapa jam sebelum pengumuman dari Donatella, Capri Holding, perusahaan induk yang menaungi Versace, sudah lebih dulu mengumumkan kabar ini. Mereka menyatakan bahwa desainer berusia 69 tahun tersebut tidak lagi menjabat sebagai Chief Creative Officer Versace. Pengumuman ini menandai babak baru bagi Versace dan juga bagi karir Donatella sendiri.
John D. Idol, Chairman dan Chief Executive Officer Capri Holdings, menjelaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari rencana suksesi yang sudah dipersiapkan matang. Ia juga menambahkan, “Sejak tahun 1997, Donatella telah memimpin visi kreatif House of Versace dan memainkan peran penting dalam kesuksesan global perusahaan.” Pengakuan ini menegaskan betapa besar kontribusi Donatella bagi perkembangan Versace hingga menjadi brand mendunia.
Kilas Balik Perjalanan Versace: Dari Gianni Hingga Donatella¶
Versace didirikan pada tahun 1978 oleh tiga bersaudara Versace: Gianni, Donatella, dan Santos. Gianni, sang kakak, memegang kendali dalam urusan desain, sementara Donatella dan Santos fokus pada sisi bisnis perusahaan. Kombinasi talenta desain Gianni dan kelihaian bisnis Donatella dan Santos terbukti ampuh membawa Versace ke puncak popularitas di era 80-an dan 90-an.
Namun, tragedi mengerikan menimpa keluarga Versace dan dunia mode pada tahun 1997. Gianni Versace dibunuh di depan rumahnya di Miami, Florida. Kejadian ini mengguncang kerajaan bisnis Versace yang saat itu tengah berada di puncak kejayaan. Di tengah duka yang mendalam, Donatella, yang sebenarnya tidak memiliki pendidikan formal di bidang desain, harus mengambil alih tampuk kepemimpinan kreatif Versace. Sebuah beban berat namun juga sebuah panggilan untuk meneruskan warisan sang kakak.
“Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk meneruskan warisan kakak saya, Gianni,” ungkap Donatella dalam keterangannya. Dan sejarah pun mencatat, Donatella berhasil membawa Versace terus melaju dan bahkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu rumah mode paling berpengaruh di dunia.
Sentuhan Magis Donatella: Versace Mendefinisikan Kultur Pop¶
Di bawah kepemimpinan Donatella, Versace dengan logo medusa ikoniknya terus menjadi kekuatan utama dalam industri mode global. Versace bukan hanya sekadar pakaian, tapi juga simbol status, keberanian, dan kemewahan yang mendefinisikan kultur pop dunia. Donatella berhasil mempertahankan DNA Versace yang glamor dan bold, namun juga terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Siapa yang bisa melupakan momen ikonik Jennifer Lopez di karpet merah Grammy Awards tahun 2000? Gaun hijau Versace dengan belahan ekstrem yang dikenakannya menjadi viral dan begitu fenomenal. Bahkan, saking banyaknya orang yang mencari foto gaun tersebut di internet, momen ini dikabarkan menginspirasi Google untuk menciptakan Google Images. Sebuah bukti nyata betapa kuatnya pengaruh Versace dan Donatella dalam kultur pop.
Tidak hanya di dunia fashion, Donatella juga melebarkan sayap Versace ke ranah desain interior dan bisnis perhotelan. Versace Home dan Palazzo Versace menjadi bukti visi Donatella yang melampaui sekadar pakaian. “Versace hari ini karena Donatella Versace dan hasratnya dalam melakukan pekerjaan tersebut selama hampir 30 tahun,” puji Chief Executive Versace Emmanuel Gintzburger, mengakui dedikasi dan kontribusi besar Donatella.
Tantangan dan Penyegaran: Era Baru Versace Bersama Dario Vitale¶
Pada tahun 2018, Capri Holdings, yang juga menaungi brand Michael Kors dan Jimmy Choo, mengakuisisi Versace dengan nilai fantastis, US$ 2,1 miliar. Akuisisi ini diharapkan dapat membawa Versace ke level yang lebih tinggi. Namun, ironisnya, penjualan Versace justru mengalami penurunan setelah akuisisi tersebut.
Di karpet merah, koleksi Versace tetap menjadi favorit para selebriti. Namun, di butik dan catwalk, situasinya berbeda. Koleksi terbaru Donatella di peragaan Versace Fall 2025 di Milan Fashion Week baru-baru ini menuai kritik pedas. Banyak yang menilai koleksi tersebut kurang relevan dan terkesan membosankan. Presentasi tersebut kemudian menjadi peragaan terakhir Donatella untuk Versace.
Versace membutuhkan penyegaran besar-besaran agar kembali relevan di tengah persaingan industri mode yang semakin ketat. Capri Holdings melihat Dario Vitale sebagai sosok yang tepat untuk menjawab tantangan ini. “Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Dario Vitale akan bergabung dengan House of Versace sebagai Chief Creative Officer yang baru. Ia adalah pemimpin desain yang kuat, dan kami yakin bahwa bakat serta visinya akan berperan penting dalam pertumbuhan Versace di masa depan,” demikian pernyataan resmi dari Capri Holdings.
Dario Vitale menjadi desainer pertama yang datang dari luar keluarga Versace. Sebelum bergabung dengan Versace, Dario sukses menangani koleksi pakaian wanita Miu Miu selama dua tahun. Di bawah kepemimpinannya, Miu Miu mengalami pertumbuhan pesat. Pemasukan Miu Miu pada tahun 2024 tercatat melonjak drastis hingga 97,3 persen. Rekam jejak yang impresif ini tentu menjadi modal berharga bagi Dario untuk membawa angin segar bagi Versace.
Sempat beredar rumor bahwa Versace akan diakuisisi oleh Prada setelah negosiasi dengan Tapestry (pemilik Coach dan Kate Spade) gagal. Pemilihan Dario sebagai CCO baru Versace mungkin juga merupakan bagian dari strategi untuk menarik minat Prada. Apalagi, Donatella dan Miuccia Prada dikenal memiliki hubungan baik sebagai sesama desainer asal Italia.
“Mendukung generasi penerus selalu menjadi hal yang penting bagi saya. Saya sangat senang Dario Vitale bergabung dan tidak sabar untuk melihat Versace melalui perspektif baru,” ujar Donatella, menunjukkan dukungannya terhadap penerusnya.
Babak Baru Donatella: Chief Brand Ambassador Versace¶
Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Chief Creative Officer, Donatella Versace tidak akan sepenuhnya meninggalkan Versace. Ia akan mengemban peran baru sebagai Chief Brand Ambassador mulai 1 April 2025. Dalam peran barunya ini, Donatella akan fokus menangani program-program sosial Versace, termasuk dukungan terhadap komunitas LGBTQ yang selama ini vokal ia advokasi.
“Dalam peran baru saya sebagai Chief Brand Ambassador, saya akan tetap menjadi pendukung paling setia bagi Versace. Versace adalah bagian dari DNA saya dan akan selalu ada di hati saya,” kata Donatella. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi perubahan kepemimpinan kreatif, ikatan emosional Donatella dengan Versace akan tetap kuat.
Pergantian tampuk kepemimpinan di Versace ini menandai sebuah era baru bagi rumah mode legendaris ini. Dario Vitale memiliki tugas berat untuk meneruskan warisan Donatella dan membawa Versace kembali bersinar di panggung mode dunia. Apakah Dario mampu menjawab tantangan ini? Waktu yang akan menjawab.
Bagaimana pendapatmu tentang perubahan besar di Versace ini? Apakah kamu penasaran dengan sentuhan desain dari Dario Vitale? Yuk, berikan komentarmu di bawah!
Posting Komentar