Intip DM PHEV Mejeng di Shanghai! (Video Eksklusif)
Auto Shanghai 2025 memang selalu jadi magnet bagi para pecinta otomotif, apalagi dari Indonesia. Tahun ini, redaksi Kompas.com dan beberapa rekan media lain beruntung banget bisa hadir langsung di sana. Selain celingak-celinguk lihat mobil-mobil keren lainnya, ada satu model yang cukup mencuri perhatian dan kabarnya hot banget bakal masuk pasar Tanah Air: si Jetour T2 i-DM. Mobil ini bukan sembarang SUV, dia bawa teknologi canggih yang bikin penasaran.
Jetour T2 i-DM ini langsung pamer aura petualang begitu dilihat. Desainnya kotak, kokoh, dan kelihatan siap diajak jalan-jalan santai atau bahkan sedikit ‘garuk tanah’. Walaupun bodinya berotot, ternyata pas diajak bermanuver di area test drive yang lumayan tricky dengan banyak S-curve, mobil ini surprisingly lincah! Rasanya gak kayak bawa SUV bongsor.
Jantung Pacu Hybrid Canggih yang Bikin Penasaran¶
Nah, yang bikin Jetour T2 i-DM ini menarik adalah teknologi hybridnya. Dia menggendong mesin bensin 1.5 TGDI generasi kelima. Ini bukan mesin turbo biasa lho, generasi kelima biasanya udah dioptimalkan banget buat efisiensi dan performa. Mesin bensin ini dipadukan sama transmisi DHT 3-percepatan.
Transmisi DHT atau Dedicated Hybrid Transmission ini memang didesain khusus buat mobil hybrid. Fungsinya cerdas banget, dia bisa mengatur kapan mesin bensin nyala, kapan motor listrik yang kerja, atau kapan keduanya kolaborasi buat ngasih performa paling optimal. Kenapa 3 percepatan? Buat mobil hybrid, ini udah cukup karena motor listrik punya torsi instan dari nol rpm, jadi gak butuh transmisi multi-speed kayak mobil konvensional.
Motor listriknya juga bukan sekadar pelengkap. Jetour klaim motor listrik ini kuat banget buat ngasih pengalaman berkendara yang sunyi senyap, persis kayak naik mobil listrik murni. Jadi, pas start awal atau jalan pelan di perkotaan, kemungkinan besar yang bekerja itu motor listriknya. Hasilnya? Gak ada suara mesin menderu, cuma suara ban dan angin aja.
Sensasi Berkendara Singkat yang Berkesan¶
Tim redaksi dapet kesempatan buat ‘jajal singkat’ Jetour T2 i-DM ini. Walaupun cuma sebentar, impresinya cukup positif. Pengendalian kemudinya terasa pas di tangan, gak terlalu ringan atau terlalu berat. Feedback-nya juga lumayan.
Yang paling kerasa itu minimnya efek body roll saat diajak belok atau pindah jalur dengan agak cepat. Ini penting banget buat SUV yang kelihatan tinggi, karena body roll yang parah bisa bikin penumpang gak nyaman dan mobil terasa limbung. Jetour T2 i-DM berhasil menjaga stabilitas bodi dengan baik.
Akselerasi awal? Responsif banget! Begitu pedal gas disentuh, mobil langsung melaju tanpa jeda. Ini berkat torsi instan dari motor listrik. Dan sesuai klaimnya, akselerasi ini terasa senyap. Cocok banget buat nyalip di lalu lintas padat atau start dari lampu merah tanpa bikin bising.
Intip Lebih Dalam: Fitur dan Teknologi (Improvisasi)¶
Meskipun jajal singkat, kita bisa lihat sedikit intip ke dalam kabin Jetour T2 i-DM. Kelihatannya modern dan fungsional. Dashboard kemungkinan besar dilengkapi layar sentuh besar sebagai pusat infotainment. Kita bisa bayangin fitur-fitur standar modern kayak konektivitas smartphone (Apple CarPlay, Android Auto) pasti ada.
Untuk menambah kenyamanan, kemungkinan besar ada fitur-fitur seperti kamera 360 derajat untuk parkir, panoramic sunroof (opsional?), dan sistem audio yang lumayan oke. Mengingat tren otomotif saat ini, fitur keselamatan canggih alias Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) juga patut ditunggu kehadirannya, seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, atau Blind Spot Monitoring. Fitur-fitur ini bakal bikin perjalanan makin aman dan nyaman.
Bicara soal offroad aura, Jetour T2 i-DM ini kelihatannya juga punya fitur pendukung buat sedikit main di medan ringan. Mungkin ada mode berkendara khusus buat offroad atau fitur kontrol traksi yang bisa diatur. Ground clearance yang lumayan tinggi juga jadi modal bagus buat melewati jalanan yang gak rata.
Mengapa Jetour T2 i-DM Menarik Buat Indonesia?¶
Pasar SUV di Indonesia itu lagi rame banget. Konsumen kita suka mobil yang kelihatan tangguh, muat banyak, dan bisa diajak ke mana aja. Jetour T2 i-DM dengan desain offroad-nya jelas masuk kriteria pertama.
Selain itu, teknologi hybrid atau PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) juga mulai dilirik di Indonesia. Konsumen mulai sadar pentingnya efisiensi bahan bakar dan emisi yang lebih rendah. PHEV seperti Jetour T2 i-DM menawarkan solusi transisi yang bagus: bisa irit banget atau bahkan pakai mode listrik murni buat jarak pendek, tapi tetap punya mesin bensin buat jarak jauh atau pas baterai habis. Fleksibilitas ini yang dicari banyak orang.
Harga bakal jadi kunci, tentu saja. Kalau Jetour bisa kasih harga yang kompetitif di kelas SUV hybrid/PHEV, Jetour T2 i-DM ini punya potensi besar buat bikin gebrakan di pasar Indonesia. Dia bisa jadi alternatif menarik buat konsumen yang pengen SUV tangguh tapi juga ramah lingkungan dan irit.
Spesifikasi Singkat Jetour T2 i-DM (Estimasi)¶
Buat kasih gambaran, ini perkiraan spesifikasi singkat Jetour T2 i-DM berdasarkan informasi yang ada dan tren pasar:
- Mesin Bensin: 1.5 TGDI Generasi 5
- Transmisi: DHT 3-percepatan
- Motor Listrik: (Spesifikasi detail motor listrik belum dirilis pasti, tapi klaimnya bertenaga dan senyap)
- Total Tenaga Gabungan: (Estimasi di atas 200 PS, karena mobil hybrid/PHEV biasanya bertenaga)
- Total Torsi Gabungan: (Estimasi cukup besar, terutama dari motor listrik)
- Jarak Tempuh Mode Listrik Murni: (PHEV biasanya punya jarak tempuh listrik cukup jauh, bisa puluhan kilometer)
- Dimensi: (Estimasi seukuran SUV medium, panjang sekitar 4.6-4.7 meter)
- Konfigurasi Jok: 5-seater
Tentu spesifikasi pastinya baru akan kita ketahui saat peluncuran resminya di Indonesia. Tapi dari info awal, kelihatan Jetour T2 i-DM ini dibekali paket yang cukup lengkap dari segi performa dan efisiensi.
Pengalaman Auto Shanghai 2025 Lewat Layar Kamu¶
Penasaran banget kan sama Jetour T2 i-DM ini? Nah, momen jajal singkat dan intipan eksklusif di Auto Shanghai 2025 itu kita rangkum dalam bentuk video. Kamu bisa lihat langsung gimana penampakan Jetour T2 i-DM dari dekat, sedikit lihat interiornya, dan dengerin kesan pertama pas dikendarai di area test drive.
Video ini bakal nunjukkin detail desainnya yang offroad-look, gimana rasanya masuk ke kabin, dan yang paling penting, gimana Jetour T2 i-DM melibas lintasan dengan lincah dan senyap berkat sistem hybridnya. Jangan sampai ketinggalan!
Kamu bisa tonton video eksklusifnya di sini:
[](https://www.youtube.com/@otomotifkompascom/videos)
(Catatan: Mohon ganti YOUR_YOUTUBE_VIDEO_ID dengan ID video yang relevan jika ada dari Kompas.com Otomotif, atau anggap ini sebagai placeholder untuk simulasi penyisipan video)
Video ini adalah kesempatan terbaik buat kamu yang belum bisa datang langsung ke Shanghai buat lihat mobil ini dari dekat. Rasakan suasana pamerannya dan dapatkan first impression dari Jetour T2 i-DM yang digadang-gadang bakal jadi pilihan baru di pasar SUV hybrid Indonesia.
Penutup dan Ajak Ngobrol¶
Gimana, makin penasaran kan sama Jetour T2 i-DM setelah baca first impression ini dan intip videonya? Mobil ini kelihatannya punya paket yang menarik banget: desain tangguh, teknologi hybrid canggih yang efisien, dan sensasi berkendara yang nyaman sekaligus lincah. Kalau benar-benar masuk Indonesia, persaingan di kelas SUV hybrid pasti bakal makin seru!
Menurut kamu, Jetour T2 i-DM ini bakal cocok gak sih buat pasar Indonesia? Kira-kira berapa ya harga yang pas buat mobil secanggih ini? Fitur apa lagi yang paling kamu harapkan ada di mobil ini saat meluncur nanti?
Yuk, jangan ragu buat kasih pendapat dan prediksi kamu di kolom komentar di bawah! Share juga artikel ini ke teman-teman kamu yang lagi nyari SUV baru atau pengen tahu perkembangan mobil hybrid di Indonesia. Kita diskusikan bareng-bareng potensinya Jetour T2 i-DM ini!
Posting Komentar