Intip 5 Smartwatch & Smartband Paling Laris Manis di Awal Tahun 2025!
Pasar perangkat wearable alias aksesori pintar yang bisa dipakai di tubuh, seperti jam pintar (smartwatch) dan gelang pintar (smartband), terus menunjukkan geliatnya. Di awal tahun 2025 ini, tren adopsi perangkat-perangkat ini semakin kencang. Pengguna makin sadar pentingnya memantau kesehatan dan aktivitas fisik sehari-hari, plus kemudahan notifikasi langsung di pergelangan tangan. Tak heran, laporan terbaru dari firma riset pasar terkemuka, International Data Corporation (IDC), mencatat pertumbuhan signifikan di segmen ini.
Menurut data IDC, pasar wearable global mencatatkan pertumbuhan year-on-year (YoY) sebesar 10,5 persen pada triwulan pertama 2025. Ini bukan angka main-main, menunjukkan betapa cepatnya kategori produk ini berkembang. Selama periode tiga bulan pertama tahun ini, total pengiriman perangkat wearable secara global mencapai angka fantastis, yaitu 45,57 juta unit. Volume sebesar ini menggambarkan permintaan yang kuat dari berbagai belahan dunia, didorong oleh inovasi fitur dan harga yang semakin terjangkau untuk beberapa segmen produk. Pertumbuhan ini juga mencerminkan semakin matangnya teknologi wearable yang kini menawarkan fitur-fitur lebih akurat dan relevan bagi pengguna.
Angka 45,57 juta unit pengiriman global ini didominasi oleh beberapa pemain besar di industri teknologi. IDC merilis daftar lima besar vendor dengan pengiriman terbanyak. Hasilnya cukup menarik dan menunjukkan pergeseran dinamika pasar. Vendor-vendor asal China ternyata mendominasi posisi teratas, mengungguli nama-nama besar dari Amerika Serikat dan Korea Selatan yang sebelumnya mungkin lebih identik dengan perangkat premium. Kunci sukses mereka tampaknya terletak pada kombinasi inovasi, harga yang kompetitif, dan jangkauan pasar yang luas, terutama di pasar domestik mereka yang sangat besar.
Mari kita intip siapa saja lima vendor teratas yang berhasil mencuri perhatian dan mendominasi pengiriman perangkat wearable global di awal tahun 2025 ini. Data ini memberikan gambaran jelas tentang merek mana saja yang paling diminati konsumen saat ini dan strategi apa yang mungkin berhasil dalam memenangkan persaingan ketat di pasar wearable.
Siapa Jawara Pasar Wearable Awal 2025?¶
Menurut laporan IDC, ada lima merek yang menempati posisi teratas dalam hal pengiriman perangkat wearable di seluruh dunia pada triwulan pertama 2025. Daftar ini cukup mewakili lanskap persaingan saat ini, di mana merek-merek mapan bersaing ketat dengan para pendatang baru atau pemain lama yang bangkit kembali. Menarik untuk dilihat bagaimana posisi kelima merek ini jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Berikut adalah daftar lima besar merek perangkat wearable berdasarkan pengiriman global di kuartal pertama 2025, disusun berdasarkan peringkat dari yang tertinggi:
- Huawei
- Xiaomi
- Apple
- Samsung
- Garmin
Daftar ini menunjukkan dominasi yang kuat dari merek-merek asal Asia, dengan Huawei dan Xiaomi di dua posisi teratas. Apple masih kokoh di posisi ketiga, sementara Samsung dan Garmin melengkapi daftar lima besar. Masing-masing merek ini memiliki kekuatan dan strategi yang berbeda dalam menarik konsumen, mulai dari harga yang terjangkau, ekosistem yang kuat, hingga fitur khusus untuk segmen tertentu.
Mari kita bedah satu per satu performa dari masing-masing merek ini.
Huawei: Sang Juara Baru di Pergelangan Tangan¶
Perusahaan teknologi asal China, Huawei, berhasil menduduki puncak klasemen vendor perangkat wearable dengan pengiriman terbanyak di awal tahun 2025. Kinerja ini sangat mengesankan, mengingat tantangan global yang mungkin dihadapi perusahaan ini di beberapa segmen bisnis lainnya. Keberhasilan Huawei di pasar wearable menunjukkan fokus dan strategi yang tepat dalam menghadirkan produk yang diminati pasar.
IDC mencatat, kinerja gemilang Huawei ini sangat ditopang oleh performa mereka yang luar biasa kuat di pasar domestik China. Pasar China merupakan pasar yang sangat besar dan kompetitif untuk perangkat wearable, dan Huawei berhasil memanfaatkannya sebagai basis kekuatan utama. Selain itu, kemampuan interkoneksi yang mulus antar perangkat dalam ekosistem Huawei juga menjadi nilai jual yang tinggi. Pengguna perangkat Huawei, baik itu smartphone, tablet, maupun laptop, akan merasa lebih nyaman dan produktif jika melengkapi perangkat mereka dengan wearable dari merek yang sama. Integrasi yang baik ini memudahkan sinkronisasi data kesehatan, notifikasi, hingga kontrol musik atau kamera dari pergelangan tangan.
Salah satu pendorong utama volume pengiriman Huawei secara global adalah popularitas dari gelang pintar terbaru mereka, yaitu Huawei Band 10. Perangkat ini diluncurkan secara global dan mendapatkan sambutan yang baik dari konsumen. Gelang pintar ini biasanya menawarkan fitur-fitur esensial untuk pemantauan kesehatan dan kebugaran seperti pelacak detak jantung, monitor tidur, berbagai mode olahraga, dan notifikasi pintar dengan harga yang relatif terjangkau. Kombinasi fitur mumpuni dan harga yang bersahabat membuat Huawei Band 10 menjadi pilihan menarik bagi banyak orang yang ingin memulai menggunakan perangkat wearable atau meng-upgrade dari model sebelumnya. Kehadiran perangkat seperti Huawei Band 10 yang menyasar segmen pasar massal memang sangat efektif dalam mendongkrak volume pengiriman secara keseluruhan.
Secara angka, performa Huawei di triwulan awal 2025 sangat mencolok. Mereka berhasil mengirimkan total 10 juta unit perangkat wearable ke pasar global. Angka ini memberikan mereka pangsa pasar sebesar 21,9 persen. Yang lebih menakjubkan lagi adalah pertumbuhan year-on-year mereka yang mencapai 42,4 persen dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2024. Pada Q1 2024, Huawei mengirimkan sekitar 7 juta unit dengan pangsa pasar 17 persen. Lonjakan pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Huawei tidak hanya memimpin dari segi volume, tetapi juga mengalami akselerasi pertumbuhan yang paling tinggi di antara para pemain besar lainnya. Strategi ekspansi mereka, baik di dalam maupun luar China, tampaknya membuahkan hasil yang sangat positif.
Xiaomi: Pesaing Ketat di Segmen Volume¶
Menyusul di belakang Huawei, ada perusahaan teknologi China lainnya, yaitu Xiaomi. Xiaomi sudah lama dikenal sebagai pemain kuat di pasar wearable, terutama melalui seri gelang pintar mereka yang populer dan terjangkau. Di awal tahun 2025 ini, Xiaomi kembali menunjukkan kekuatannya dalam hal pengiriman perangkat.
Xiaomi menempati peringkat kedua dengan total pengiriman sebanyak 8,7 juta unit perangkat wearable secara global. Jumlah ini memberikan mereka pangsa pasar sebesar 19 persen. Kinerja Xiaomi juga patut diacungi jempol karena mencatatkan pertumbuhan yang sangat solid. Pengiriman mereka tumbuh 42,6 persen dibandingkan kuartal pertama 2024. Pada periode yang sama tahun lalu, Xiaomi mengirimkan 6,1 juta unit dengan pangsa pasar 14,7 persen. Pertumbuhan yang hampir sama cepatnya dengan Huawei ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap perangkat wearable dari Xiaomi juga meningkat pesat.
Strategi utama Xiaomi di pasar wearable biasanya berfokus pada menawarkan fitur yang komprehensif dengan harga yang sangat kompetitif. Seri Mi Band mereka (atau kini dikenal sebagai Smart Band) telah menjadi standar de facto untuk gelang pintar entry-level di banyak negara. Keberhasilan ini kemungkinan besar didorong oleh peluncuran model-model baru dengan peningkatan fitur namun tetap menjaga harga agar tetap terjangkau. Perangkat seperti Smart Band 9 atau Smart Band 10 (jika sudah rilis) kemungkinan besar menjadi kontributor utama volume pengiriman Xiaomi, mirip dengan peran Huawei Band 10 bagi Huawei. Selain gelang pintar, Xiaomi juga memiliki lini smartwatch yang semakin berkembang, menawarkan pilihan yang lebih premium bagi konsumen yang membutuhkan layar lebih besar dan fitur lebih canggih. Jangkauan produk yang luas dari gelang pintar ultra-terjangkau hingga smartwatch kelas menengah memungkinkan Xiaomi menjangkau segmen pasar yang sangat luas.
Apple: Kekuatan Ekosistem dan Premium¶
Di posisi ketiga, ada raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple. Meskipun tidak menduduki peringkat pertama atau kedua dalam hal volume pengiriman unit, posisi Apple di pasar wearable, khususnya smartwatch, tetap sangat signifikan. Apple Watch merupakan salah satu smartwatch paling populer dan paling dikenal di seluruh dunia.
Apple mengirimkan total 7 juta unit perangkat wearable di triwulan awal 2025. Jumlah ini memberikan mereka pangsa pasar sebesar 15,5 persen secara global. Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, pengiriman Apple mengalami pertumbuhan sebesar 37,2 persen. Pada Q1 2024, Apple mengirimkan 5,1 juta unit. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa meskipun pangsa pasar mereka sedikit lebih kecil dibandingkan Huawei dan Xiaomi dalam hal unit, permintaan terhadap perangkat wearable Apple terus meningkat.
Kekuatan utama Apple terletak pada ekosistemnya yang sangat kuat. Apple Watch terintegrasi secara mulus dengan iPhone dan perangkat Apple lainnya, menawarkan pengalaman pengguna yang superior. Fitur-fitur kesehatan canggih, kemudahan penggunaan, dan branding yang kuat menjadikan Apple Watch pilihan utama bagi pengguna iPhone. Meskipun harganya cenderung lebih premium dibandingkan sebagian besar produk Huawei Band atau Xiaomi Smart Band, Apple berhasil mempertahankan permintaan yang tinggi. Pertumbuhan 37,2 persen ini bisa jadi didorong oleh adopsi model-model terbaru, atau bahkan tren unik seperti yang pernah dilaporkan, yaitu memakai Apple Watch di pergelangan kaki untuk tujuan pemantauan aktivitas tertentu, menunjukkan betapa adaptifnya pengguna dalam memanfaatkan perangkat ini. Apple juga terus berinovasi dalam fitur kesehatan dan kebugaran, menjadikannya lebih dari sekadar jam tangan pintar, tetapi juga perangkat kesehatan pribadi yang canggih.
Samsung: Tantangan di Tengah Persaingan Ketat¶
Di posisi keempat, ada perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung. Samsung adalah pemain besar lainnya di pasar wearable global, terutama melalui lini smartwatch Galaxy Watch dan gelang pintar Galaxy Fit. Namun, di awal tahun 2025 ini, Samsung menghadapi tantangan yang cukup signifikan.
Samsung mencatatkan total pengiriman 3,4 juta unit perangkat wearable dan menguasai 7,5 persen pangsa pasar global. Yang menjadi catatan adalah, pengiriman Samsung justru mengalami penurunan sebesar 5,7 persen dibandingkan kuartal pertama 2024. Pada Q1 2024, Samsung mampu mengirimkan 3,6 juta unit dengan pangsa pasar 8,8 persen. Penurunan ini kontras dengan pertumbuhan positif yang dicatatkan oleh tiga merek teratas lainnya.
Ada beberapa kemungkinan faktor yang menyebabkan penurunan ini. Salah satunya mungkin adalah persaingan yang semakin ketat dari merek-merek China di segmen harga menengah ke bawah, serta dominasi Apple di segmen premium. Samsung perlu menemukan strategi baru untuk mendongkrak kembali penjualannya di pasar wearable. Meskipun demikian, Samsung terus berinovasi dengan fitur-fitur canggih pada lini Galaxy Watch mereka, termasuk model-model premium seperti Galaxy Watch Ultra yang menawarkan fitur-fitur unik dan spesifikasi tinggi. Menghadirkan fitur-fitur pembeda yang jelas dari kompetitor mungkin menjadi kunci bagi Samsung untuk kembali tumbuh di pasar ini. Galaxy Watch Ultra, misalnya, dikenal dengan fitur-fitur yang jarang ada di smartwatch lain, menargetkan pengguna yang membutuhkan durabilitas dan fitur canggih untuk aktivitas outdoor atau profesional.
Garmin: Pemain Niche dengan Pertumbuhan Stabil¶
Melengkapi daftar lima besar, ada Garmin. Merek asal Amerika Serikat ini dikenal dengan fokusnya pada perangkat GPS dan wearable untuk kebugaran, olahraga, dan aktivitas outdoor. Meskipun pangsa pasarnya relatif kecil dibandingkan raksasa teknologi lainnya, Garmin menunjukkan kinerja yang sangat solid di segmennya.
Garmin berhasil mengirimkan 2,1 juta unit perangkat wearable di triwulan awal 2025, memberikannya 4,7 persen pangsa pasar global. Yang menarik adalah, Garmin juga mencatatkan pertumbuhan dua digit yang cukup tinggi, yaitu 29,5 persen, dibandingkan kuartal pertama tahun lalu. Pada Q1 2024, Garmin mengirimkan 1,6 juta unit dengan pangsa pasar 4 persen. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa basis pengguna setia Garmin terus bertambah, dan permintaan terhadap perangkat spesialis mereka tetap kuat.
Strategi Garmin yang berfokus pada segmen pasar spesifik, seperti pelari, pesepeda, perenang, pendaki gunung, dan atlet profesional, terbukti efektif. Perangkat Garmin sering kali dilengkapi dengan fitur analisis performa yang sangat mendalam, akurasi GPS yang superior, dan daya tahan baterai yang lama, sesuai dengan kebutuhan para penggunanya. Fitur-fitur canggih yang relevan untuk race lari, misalnya, menjadi daya tarik utama bagi para pelari. Meskipun harganya cenderung premium, kualitas dan fitur yang ditawarkan sesuai dengan target pasar mereka yang bersedia membayar lebih untuk mendapatkan perangkat yang mumpuni. Pertumbuhan 29,5 persen ini membuktikan bahwa ada segmen pasar yang signifikan yang sangat menghargai spesialisasi dan kualitas yang ditawarkan Garmin.
Tabel Ringkasan Kinerja 5 Besar¶
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah tabel ringkasan pengiriman dan pangsa pasar lima vendor wearable teratas di kuartal pertama 2025 menurut data IDC:
| Peringkat | Merek | Pengiriman (juta unit) | Pangsa Pasar (%) | Pertumbuhan YoY (%) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Huawei | 10.0 | 21.9 | +42.4 |
| 2 | Xiaomi | 8.7 | 19.0 | +42.6 |
| 3 | Apple | 7.0 | 15.5 | +37.2 |
| 4 | Samsung | 3.4 | 7.5 | -5.7 |
| 5 | Garmin | 2.1 | 4.7 | +29.5 |
Data: IDC, Q1 2025 Global Wearables Market
Dari tabel ini, terlihat jelas dominasi volume oleh Huawei dan Xiaomi, pertumbuhan yang tinggi di tiga besar (Huawei, Xiaomi, Apple), dan tantangan yang dihadapi Samsung. Garmin, meskipun volumenya lebih kecil, menunjukkan pertumbuhan stabil di segmen premium/spesialis.
Diagram Pangsa Pasar¶
Untuk visualisasi pangsa pasar lima merek teratas, kita bisa menggunakan diagram sederhana.
mermaid
pie title Pangsa Pasar Wearable Global Q1 2025 (Top 5)
"Huawei" : 21.9
"Xiaomi" : 19.0
"Apple" : 15.5
"Samsung" : 7.5
"Garmin" : 4.7
"Lainnya" : 31.4
Diagram ini menunjukkan secara visual bagaimana pangsa pasar didistribusikan di antara lima pemain teratas, serta porsi “Lainnya” yang mencakup semua merek lain di pasar wearable global. Bagian “Lainnya” yang masih cukup besar (100% - 21.9 - 19.0 - 15.5 - 7.5 - 4.7 = 31.4%) mengindikasikan bahwa pasar ini masih cukup terfragmentasi dan ada banyak pemain kecil hingga menengah yang juga aktif.
Subsidi Pemerintah China Dorong Pasar Domestik¶
Salah satu faktor penting yang disebutkan oleh IDC dalam laporan mereka terkait pertumbuhan pasar wearable global di awal 2025 adalah kontribusi besar dari pasar China. Dari total pengiriman 45,57 juta unit secara global, 17,62 juta unit di antaranya dikirimkan ke pasar China saja. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 37,6 persen secara YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan di pasar China ini semakin menarik ketika kita melihat perinciannya. Pengiriman smartwatch di China mencapai 11,4 juta unit, tumbuh 25,3 persen YoY. Namun, pertumbuhan yang paling mencolok justru terjadi pada segmen smartband. Pengiriman smartband di China mencapai 6,21 juta unit, melonjak 67,9 persen secara YoY! Pertumbuhan smartband yang hampir dua kali lipat lebih cepat dibandingkan smartwatch di China mengindikasikan popularitas yang sangat tinggi untuk perangkat yang lebih sederhana dan terjangkau ini di sana.
Menurut IDC, pertumbuhan yang sangat kuat di pasar China ini tidak terlepas dari adanya skema subsidi nasional dari pemerintah China untuk perangkat wearable. Program subsidi ini bertujuan untuk mendorong adopsi teknologi wearable di kalangan masyarakat, kemungkinan besar terkait dengan inisiatif kesehatan masyarakat atau program digitalisasi. Adanya subsidi membuat harga perangkat wearable, terutama smartband yang sudah relatif terjangkau, menjadi semakin menarik bagi konsumen. Dampaknya, permintaan pun meningkat tajam. IDC memprediksi bahwa program subsidi serupa kemungkinan akan terus berlanjut dan akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar wearable domestik di China ke depannya. Ini menjelaskan mengapa vendor-vendor China seperti Huawei dan Xiaomi yang memiliki basis kuat di pasar domestik mereka mampu mencatatkan volume pengiriman yang sangat tinggi secara global.
Tren dan Prediksi ke Depan¶
Melihat data di awal tahun 2025 ini, beberapa tren bisa kita amati. Pertama, pasar wearable secara keseluruhan masih dalam fase pertumbuhan yang kuat, didorong oleh permintaan global dan faktor-faktor lokal seperti subsidi di China. Kedua, persaingan di segmen harga terjangkau yang didominasi oleh smartband tetap sangat ketat, dengan vendor-vendor China memimpin dalam hal volume. Ketiga, ekosistem dan fitur premium tetap menjadi nilai jual kuat bagi merek seperti Apple dan Garmin, yang masing-masing memiliki segmen pasar loyal mereka.
Di masa depan, kita bisa memprediksi beberapa hal. Fitur kesehatan dan kebugaran akan terus menjadi nilai jual utama, dengan fokus pada akurasi data dan analisis yang lebih mendalam. Integrasi dengan layanan kesehatan digital dan aplikasi pihak ketiga juga akan semakin penting. Inovasi pada daya tahan baterai dan form factor (bentuk dan ukuran) juga akan terus berkembang. Selain itu, kemungkinan akan semakin banyak vendor yang mencoba menembus pasar premium dengan menawarkan fitur-fitur unik atau berinvestasi lebih dalam pada riset kesehatan.
Meskipun ada merek yang mengalami penurunan, seperti Samsung di awal tahun ini, pasar wearable secara umum tetap optimistis. Permintaan akan perangkat yang membantu kita tetap terhubung, aktif, dan sadar akan kondisi kesehatan diri diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dan kesadaran masyarakat. Ke depan, persaingan akan semakin menarik dengan munculnya fitur-fitur baru yang semakin canggih dan relevan dengan kebutuhan pengguna sehari-hari.
Itu dia rangkuman performa pasar wearable global di awal tahun 2025 berdasarkan laporan terbaru dari IDC. Daftar ini memberikan gambaran jelas tentang siapa saja pemain terkuat di pergelangan tangan pengguna saat ini.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda pengguna salah satu dari lima merek di atas? Atau ada merek lain yang jadi favorit Anda? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar